Kebutuhan Kalsium Untuk Ibu Menyusui

6128
ibu menyusui

Pertanyaan:
Dokter yang semoga dirahmati Allah. Sejak setelah melahirkan anak kedua, sepertinya gigi saya mulai mengeropos. Apakah ini disebabkan oleh melahirkan dan menyusui?

Bagaimana kiat untuk menghindari ini (selain rutin ke dokter gigi), apa makanan dan nutrisi yang mesti dikonsumsi setiap hari agar kebutuhan kalsium mencukupi? Apakah madu memiliki kandungan nutrisi yang cukup untuk permasalahan yang saya hadapi ini?
Syukron.

Jazaakallahu khairan

Dari: Ummu Ibrahim

Jawaban:
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kebutuhan Kalsium Untuk Ibu Menyusui

Ibu penanya yang juga kami harapkan senantiasa dalam limpahan rahmat dan taufik dari Allah Azza wa Jalla, terima kasih atas kesediaan Ibu untuk mengajukan pertanyaan pada rubrik konsultasi ini.

Kondisi kehamilan dan menyusui merupakan kondisi khusus bagi wanita, dimana kebutuhan kalori dan beragam zat gizi, terutama zat besi, kalsium, dan asam folat meningkat dengan drastis untuk memenuhi kebutuhan Ibu dan calon bayi. Terkhusus untuk kalsium, pada kondisi hamil, dibutuhkan sekitar 1.000 mg kalsium per harinya. Kalsium dibutuhkan terutama untuk proses pembentukan tulang pada bayi, dan menjaga kepadatan tulang dan gigi pada Ibu.

Gigi keropos, tanda kekurangan kalsium?

Benar, Ibu. Ketika kalsium saat hamil dan menyusui tidak dapat memenuhi kebutuhan pertumbuhan bayi, maka tubuh akan ‘mengambilkan’ untuk si kecil tambahan kalsium dari tulang Ibu. Sehingga kepadatan tulang menurun, begitu juga gigi, dan timbullah keluhan gigi keropos dan rasa ngilu pada tubuh, disertai meningkatnya risiko patah tulang saat cedera.

Bagaimana mengatasinya?
Ada beberapa tips yang dapat Ibu terapkan untuk mengatasi masalah kekurangan kalsium ini –biidznillaah– di antaranya:

– Menyantap makanan dengan kalori yang cukup, sekitar 1.800 kalori per hari, dengan sumber yang bervariasi, lebih baik lagi jika dipenuhi dengan sayuran berwarna hijau gelap yang kaya akan kalsium, seperti brokoli dan bayam.

– Mengonsumsi susu, susu kedelai, keju, atau yogurt.

– Mengonsumsi madu dan sari kurma. Madu saja menurut kami belum mencukupi, hendaknya ditambah dengan sari kurma.

– Mengonsumsi sari jeruk yang difortifikasi dengan kalsium.

– Meningkatkan konsumsi vitamin D. Dosis yang dianjurkan adalah sekitar 600 IU per hari, dan dapat meningkat saat hamil dan menyusui. Vitamin D dapat diperoleh dari susu, sereal, telur, dan ikan.

Jika keluhan masih dirasakan setelah Ibu mencoba salah satu atau mengombinasikan pilihan di atas, ada baiknya Ibu mengonsumsi suplemen khusus untuk penambah kalsium dan vitamin D. Jenis suplemen yang dipilih, kami anjurkan lebih baik yang berbasis natural dan sesuai dengan angka kecukupan gizi sebagaimana yang dipaparkan di atas, atau sesuai anjuran dokter keluarga Ibu.
Semoga bermanfaat, wa jazaakumullaahu khairan.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dijawab oleh dr. Hafidz N (Pengasuh Rubrik Kesehatan Konsultasi Syariah)
Artikel www.KonsultasiSyariah.com

SHARE
Previous articleLuka Tertusuk Paku
Next articlePakai Deodorant, Muncul Benjolan di Ketiak
dr. Hafidz, salah satu pembina konsultasi kesehatan di situs KonsultasiSyariah.com Beliau adalah alumni fakultas kedokteran UGM, dan saat ini sedang menyelesaikan Pendidikan Dokter Spesialis jantung dan pembuluh darah.