Pakai Deodorant, Muncul Benjolan di Ketiak

5224

Pakai Deodorant, Muncul Benjolan di Ketiak

Pertanyaan:
Assalamu’alaikum

Saya Nona, berusia 20 tahun. Beberapa bulan terakhir ini kalau saya menggunakan deodorant terlalu sering, kadang pernah ada benjolan di ketiak sebelah kanan, nyeri rasanya. Saat saya tidak menggunakan deodorant untuk waktu yang lama, benjolan itu hilang. Lalu di payudara sebelah kanan juga dulu ada benjolan kecil, tapi sekarang besarnya se-jari, tapi kalau dipencet sakit. Apakah itu kanker Dok? Saya takut periksa ke dokter, karena saya takut itu kanker. Jujur, karena saya belum menikah. Mohon bantuannya Dok, saya benar-benar takut ini kanker.

Dari: Nurul Inayah

Jawaban:
Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

Terima kasih atas pertanyaan yang Saudari ajukan.

Benjolan yang timbul pada ketiak, terasa nyeri, dan berhubungan dengan pemakaian deodoran, kemungkinan besar merupakan peradangan pada kelenjar getah bening di daerah ketiak, atau pada kelenjar keringat (hidradenitis suppurativa) di daerah tersebut, yang dipicu oleh zar-zat kimia yang ada pada deodoran. Hal ini dapat dilihat karena adanya keterkaitan erat dengan penggunaan deodoran. Masalah ini biasanya tidaklah membahayakan Saudari, namun hendaknya jika berulang, diusahakan mengganti deodoran dengan bahan lain yang tidak bersifat iritatif bagi kulit dan kelenjar sekitarnya.

Benjolan yang nyeri pada payudara, disertai adanya ukuran yang membesar, kemungkinan adalah kelainan yang disebut dengan fibrokistik, yaitu timbulnya kista, benjolan berisi cairan pada payudara. Kelainan ini tergolong jinak, mengalami perubahan sesuai siklus haid, dan terasa membesar dan nyeri pada kondisi premenstrual. Diagnosis bandingnya kemungkinan adalah adanya pernanahan (abses) pada payudara yang biasanya disertai adanya luka sebelumnya. Sedangkan sepengetahuan kami, umumnya benjolan pada kanker payudara bersifat keras, tidak dapat digerakkan, tidak sakit jika ditekan, batas benjolan dengan sekitarnya tidak jelas. Pada kondisi lanjut, dapat menyebabkan perubahan warna, ukuran, dan tekstur kulit payudara. Kami sarankan Saudari untuk tetap memeriksakan diri ke dokter, untuk melakukan deteksi dini, sehingga penanganan pun lebih mudah dibanding jika telah timbul komplikasi.
Semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dijawab oleh dr. Hafidz N (Pengasuh Rubrik Kesehatan Konsultasi Syariah)
Artikel www.KonsultasiSyariah.com

SHARE
Previous articleKebutuhan Kalsium Untuk Ibu Menyusui
Next articleMengobati Ejakulasi Dini
dr. Hafidz, salah satu pembina konsultasi kesehatan di situs KonsultasiSyariah.com Beliau adalah alumni fakultas kedokteran UGM, dan saat ini sedang menyelesaikan Pendidikan Dokter Spesialis jantung dan pembuluh darah.