Rubrik Kesehatan: Buang Air Besar Disertai Darah

5346

Buang Air Besar Disertai Darah

Pertanyaan:
Asalamu’alaikum

Saya ingin menanyakan perihal buang air besar yang mengeluarkan darah. Pagi ini saya merasakan sakit perut biasa ketika akan buang air besar, namun ketika saya buang air besar bersamaan dengan (maaf) kotoran keluar darah segar. Saya belum pernah mengalami hal ini, dan sampai tulisan ini saya sampaikan masih terasa pedih pada (maaf) anus saya. Yang ingin saya tanyakan gejala apakah ini dan saran untuk menindak lanjuti permasalan saya ini seperti apa? Jazakumullahu khairan

Dari: Adi

Jawaban:
Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.

Terima kasih atas pertanyaan yang Saudara ajukan.

Buang air besar disertai adanya darah, merupakan kondisi yang tidak normal dan dapat disebabkan oleh beragam jenis penyakit. Secara umum, darah pada kotoran dikategorikan menjadi:

Melena: Darah berasal dari saluran cerna bagian atas, seperti: kerongkongan dan lambung, darah berwarna kehitaman, berbau busuk.

Hematoschezia: Darah berasal dari saluran cerna bagian bawah, seperti usus besar atau anus, warnanya merah segar dan umumnya tidak berbau.

Pada kondisi Saudara, karena warna darah adalah merah segar, maka kemungkinan darah berasal dari saluran cerna bagian bawah. Salah satu penyebab tersering untuk usia di bawah 40 tahun adalah hemorrhoid atau yang kita kenal dengan wasir, yang mengalami erosi sehingga mengeluarkan darah segar. Salah satu tanda hemorrhoid meskipun tidak mutlak adalah darah cenderung keluar setelah kotoran atau sedikit pada kotoran dan lebih banyak setelah kotoran keluar.

Sedangkan penyebab yang cukup banyak ditemui pada usia diatas 40 tahun dan sebaiknya diwaspadai adalah kanker usus besar. Meskipun demikian, diagnosis yang kami sebutkan ini masih bersifat umum dan kebanyakannya, masih ada beragam kemungkinan penyebab lainnya.

Kami anjurkan Saudara untuk memeriksakan kondisi ini kepada ahli kesehatan, seperti ahli penyakit dalam, atau ahli bedah, terutama jika Saudara berusia diatas 40 tahun, untuk pemeriksaan lebih seksama. Disamping itu, hendaknya Saudara memperbanyak konsumsi air putih -minimal 2 L perharinya-, kurangi daging dan makanan yang sulit dicerna, dan memperbanyak asupan serat alami seperti buah dan sayuran. Dan senantiasa membiasakan diri untuk meruqyah diri sendiri ketika sakit dengan tata cara dan doa yang dituntunkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dijawab oleh dr. Hafidz N. (Pengasuh Rubrik Kesehatan Konsultasi Syariah)
Artikel www.KonsultasiSyariah.com