Rubrik Kesehatan: Mual-mual Setelah Makan

2890

Mual-mual Setelah Makan

Pertanyaan:
Assalamu’alaikum

Dok, setelah beberapa hari ini perut saya mual-mual setelah diberi makanan. Kadang keluar lagi makanan yang sudah saya makan dan kadang kepala saya suka sakit kaya di tusuk-tusuk gitu Dok. Tolong dijawab ya Dok. Terima kasih.

Wassalam..

Dari: Yuli

Jawaban:
Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

Terima kasih atas pertanyaan yang Saudari ajukan.

Gejala mual yang baru saja timbul, dan dipicu oleh pemberian makanan, dapat disebabkan antara lain:

1. Peradangan pada lambung (gastritis) akut, yang bisa disebabkan oleh makanan atau obat/jamu-jamuan yang bersifat mengerosi dinding lambung.

2. Adanya luka pada lambung (ulkus peptikum). Biasanya disertai rasa sakit pada daerah lambung dan sekitarnya. Gejala akan mereda ketika makanan dalam lambung berkurang atau keluar seluruhnya.

3. Pada wanita yang sudah menikah, kehamilan (morning sickness).

4. Keracunan makanan atau hipersensitif terhadap jenis makanan atau komponen tertentu dari makanan.

Sebaiknya diperhatikan lebih seksama gejala yang ada, dan untuk sementara menghindari makanan yang bersifat meningkatkan keasaman lambung, seperti goreng-gorengan dan daging-dagingan.

Sedangkan penyebab sakit kepala yang ditusuk-tusuk juga sangat banyak, dan dibutuhkan penjelasan yang lebih detail untuk menentukan jenis sakit kepalanya, penyebabnya, dan penanganan yang sesuai. Kami sarankan Saudari untuk lebih sering membacakan doa/ruqyah di bagian yang sakit tersebut, sambil meletakkan tangan pada bagian yang sakit tersebut; bisa juga setelah membaca doa meniup dengan sedikit percikan ludah ke tangan kemudian diusapkan ke bagian yang sakit), misalnya dengan doa:

Allaahumma rabban-naasi, adzhibil ba’sa wasyfi antasy-Syaafii, laa syifaa’a illa syifaa’uka, syifaa’an laa yughaadiru saqamaa” (HR. Bukhari dalam Al Fath, 10:206 dan Muslim, 4:1721)

Kemudian memeriksakan lebih lanjut kepada dokter ahli terkait, seperti dokter ahli saraf, jika keluhan dirasakan, menjadi semakin sering, lebih berat, atau tidak setelah membaik setelah diruqyah dan penggunaan obat-obatan anti nyeri biasa (seperti parasetamol atau asam mefenamat).

Semoga ada manfaatnya

Wassalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

Dijawab oleh dr. Hafidz N (Pengasuh Rubrik Kesehatan Konsultasi Syariah)