Kesehatan: Temanku Terkena HIV AIDS, Apa yang Harus Saya Waspadai?

4163
penderita HIV AIDS

Jalan Penularan HIV

Pertanyaan:
Assalamu’alaikum

Saya mau bertanya, saya punya teman yang saat ini saya baru mengetahui ternyata teman saya itu kena penyakit HIV. Namun saya menjadi parno dan waspada jika berdekatan dengan dia. Jadi apa yang seharusnya saya lakukan, karena teman saya itu orangnya juga baik.

Apa saja yang harus saya waspadai agar saya tidak tertular dengan penyakit yang dia miliki?

Mohon jawabannya

Wassalam

Dari: Max Do

Jawaban:
Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

Terima kasih atas pertanyaan yang Saudara berikan.

HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah jenis virus yang memiliki kekhususan menyerang sistem imun manusia, terutama sel-sel limfosit yang berperan vital dalam menjaga kesehatan tubuh dari “gempuran” agen-agen infeksius penyebab penyakit di lingkungan sekitar. Infeksi HIV awalnya bisa tampak sangat ringan, mirip dengan gejala flu, sehingga sering terjadi kesalahan diagnosis. Pada perkembangannya, infeksi virus menjadi berkepanjangan, sel-sel sistem imun berkurang jauh, sehingga timbullah berbagai macam masalah kesehatan akibat infeksi yang tak dapat diatasi tubuh, seperti diare kronis, infeksi jamur candida yang luas pada tubuh, tuberkulosis, dan lainnya. Pada tahap ini, penderita telah berada pada tahap imunodefisiensi, yang disebut dengan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS).

Di antara jalur transmisi virus HIV adalah:

– Hubungan seksual tanpa pelindung dengan penderita (virus menular melalui cairan semen pada pria dan cairan organ kewanitaan pada wanita).

– Kontak langsung dengan darah penderita seperti saat berbagi jarum suntik pada pengguna obat-obatan terlarang (Intravenous Drug User/IDU).

– Penularan dari ibu pada janin melalui pada saat hamil, melalui jalan lahir maupun ASI.

Selain jalur-jalur utama tersebut, kemungkinan penularan virus HIV terbilang kecil, dan kegiatan keseharian bersama seperti makan, minum, bepergian bersama, dan bergaul selayaknya teman, tidaklah menyebabkan seseorang tertular virus HIV, sebab virus HIV tidak dapat bertahan hidup tubuh manusia. Selain itu, konsumsi obat-obatan anti virus HIV juga membantu mengurangi jumlah virus dalam tubuh penderita, meningkatkan kompetensi sistem imunnya, dan mengurangi kemungkinan transmisi virus (khususnya pada ibu hamil untuk mencegah penularan virus pada bayinya).

Untuk menghindari kemungkinan penularan dengan orang-orang yang tidak diketahui status HIV positif atau tidak, sebaiknya setiap orang tidak memakai bersama sikat gigi, silet, atau benda apapun yang mungkin terkena darah atau cairan tubuh yang mengandung virus.

Bagi Saudara, hendaknya tetap menjaga pergaulan dengan teman tersebut, dukung dan doronglah ia untuk mengetahui penyebab tertularnya, menjauhi sebab tersebut, dan menjalani terapi dengan rutin. Saudara juga dapat mendorongnya untuk bertaubat, merenungi kesalahan-kesalahan selama ini, dan berusaha untuk tidak terjerumus pada kesalahan tersebut serta senantiasa mengusahakan mengubah diri menjadi lebih baik. Juga mengajaknya pada kesabaran dalam menjalani takdirnya, dan agar ia memohon balasan pahala dari Allah Ta’ala semata (jika ia seorang muslim). Tidak mengapa bagi Saudara berteman sebagaimana biasanya, dengan tetap berhati-hati terhadap jalur penularan di atas.

Semoga bermanfaat

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dijawab oleh dr. Hafidz N (Pengasuh Rubrik Kesehatan Konsultasi Syariah)
Artikel www.KonsultasiSyariah.com