Rubrik Kesehatan: Tidak Pernah Mengalami Haid

2483
darah haid wanita

Selama Menikah Tidak Pernah Haid, Bisakah Saya Punya Keturunan?

Pertanyaan:
Assalammu’alaikum

Saya sudah menikah, umur saya 33 tahun dan saya belum memiliki seorang anak. Sejak remaja saya tidak mengalami menstruasi. Saya sudah periksa ke dokter, tetapi dokter tidak memberikan keterangan yang sedetil-detilnya.

Apa saya bisa punya keturunan? Apa ini penyakit? Dan adakah obatnya?

Dari: Pipit

Jawaban:
Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

Terima kasih atas pertanyaan yang Saudari berikan kepada tim kami.

Apabila hingga remaja sampai saat ini sama sekali tidak pernah mengalami menstruasi, maka kondisi Saudari dalam dunia medis dikenal dengan amenorrhea primer. Kondisi ini tidak normal, dan berkorelasi erat dengan kesuburan Saudari.

Amenorrhea primer di antaranya dapat disebabkan oleh:

– Gangguan pada kelenjar hipotalamus: misalnya secara fungsional karena stress, anorexia, dsb, dan non fungsional misalnya akibat operasi.

– Gangguan pada hipofisis: misalnya prolactinoma.

– Gangguan pada ovarium: sindrom ovarium polikistik, sindrom Turner, kegagalan ovarium prematur, dan lain sebagainya.

– Gangguan pada rahim dan jalur reproduksi: organ genital tidak berkembang, hymen imperforata, dsb.

– Gangguan sistem tubuh lainnya seperti sistem endokrin maupun tumor lain yang mempengaruhi organ-organ reproduksi.

Untuk mengetahui kemungkinan untuk memiliki keturunan, pengobatan serta caranya, kami anjurkan Saudari untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada dokter spesialis kebidanan dan kandungan, khususnya subspesialis reproduksi, agar lebih akurat, insya Allah. Sebab deteksi penyebab amenorrhea memerlukan beberapa jenis pemeriksaan khusus, seperti kadar hormon prolaktin, FSH (Follicle stimulating hormone, hormon yang mengatur pertumbuhan folikel sel telur), LH (Luteinizing Hormone), USG Pelvis, pemeriksaan kromosom, dan lai sebagainya. Dan untuk menentukan pemeriksaan mana yang diperlukan, harus dinilai oleh ahlinya.

Hendaknya Saudari tidak segan untuk aktif bertanya kepada dokter yang bersangkutan. sebab hal tersebut adalah hak Saudari sebagai pasien, dan teruslah berdoa kepada Allah Ta’ala agar disembuhkan dan dikaruniai keturunan yang sholih dan berbakti kepada kedua orangtuanya.

Semoga ada manfaatnya

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dijawab oleh dr. Hafid N (Pengasuh Rubrik Kesehatan KonsultasiSyariah.com)