Apakah Setiap Benjolan di Payudara = Kanker?

2501
benjolan payudara

Benjolan Payudara apakah Mesti Kanker

Pertanyaan:

Assalamualaikum Dok.

Sebelumnya saya seorang pria remaja, baru-baru ini saya mengalami gejala seperti dada saya besar sebelah. Saya sempat khawatir dan cari informasi internet, ternyata itu gejala kanker payudara, seperti benjolan di ketiak saya juga mengalami.

Apakah itu sudah pasti penyakit kanker? Atau ada penyakit lain?

Saya sudah cek ke dokter dan katanya itu hanya sebuah kelenjar getah bening di ketiak, tapi saya belum yakin sepenuhnya Dok karena saya rasa dada saya merasa besar sebelah dan benjolan di ketiak saya tekan tidak nyeri atau sakit. Tolong jawabanya ya Dok.

Wassalamu’alaikum

Dari: Wicaksono

Jawaban:

Wa’alaikumusalaam warahmatullahi wabarakatuh

Terima kasih atas pertanyaan yang Saudara berikan kepada kami.

Pembesaran payudara pada pria memang hal yang jarang terjadi, namun bukanlah hal baru. Pada usia remaja khususnya, pembesaran ini mayoritasnya terdiagnosis sebagai gynecomastia, kondisi pembesaran jinak jaringan kelenjar payudara pada pria, yang disebabkan oleh meningkatnya pengaruh hormon estrogen (hormon yang mengatur kematangan sekunder wanita) dibanding androgen (hormon pengatur kematangan sekunder pria). Gynecomastia dapat terjadi di salah satu atau kedua payudara, dan dapat ditemukan sebagai massa berukuran minimal 0.5 cm, seringnya di daerah bawah puting.

Gynecomastia pada remaja paling sering disebabkan oleh pengaruh pubertas dan umumnya akan spontan menghilang dalam 6 bulan sampai 2 tahun kemudian, namun pada beberapa kondisi dapat menetap hingga dewasa.

Penyebab lain gynecomastia ini, yang harus dilacak, diantaranya penggunaan obat-obatan tertentu seperti finasterid untuk gangguan prostat, spironolakton untuk hipertensi, ranitidin untuk perlukaan lambung, dan sebagainya; hipertiroid, kondisi berlebihnya hormon pertumbuhan yang dihasilkan kelenjar tiroid; malnutrisi, kerusakan liver, tumor testis, hipogonadisme -kondisi kurangnya hormon kelamin jantan; dan terkadang penyebab pastinya tidak didapatkan.

Penyebab yang jarang dari pembesaran payudara pada pria memang adalah kanker payudara. Kanker payudara pada pria kebanyakan terjadi pada pria berusia lanjut, diatas 65 tahun, dengan riwayat keluarga menderita tumor payudara, atau riwayat tumor jinak payudara sebelumnya; sindrom klinefelter, suatu kelainan genetik dengan kromosom XXY diasosiasikan kuat dengan kanker payudara pada pria.

Cirinya umumnya mirip dengan kanker pada wanita, massa (biasanya dibawah areola, kadang di daerah kuadran luar payudara) padat, keras, tak dapat digerakkan, tidak sakit, kadang disertai melekuknya kulit disekitarnya ke arah dalam (retraksi), adanya borok atau peradangan disekitarnya, rasa nyeri, dan pembesaran kelenjar getah bening ketiak yang juga keras, tidak mudah digerakkan, dan tidak nyeri. Jika didapati tanda demikian, hendaknya dilakukan pemeriksaan lanjutan seperti mammografi.

Pada kondisi Saudara, belum tentu kelainan tersebut adalah kanker. Kami sarankan untuk mencari second opinion (pendapat kedua) dari dokter lainnya, misalnya dokter spesialis anak (karena usia Saudara masih terhitung remaja) maupun dokter spesialis bedah.

Demikian, semoga ada manfaatnya.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dijawab oleh dr. Hafid N (Pengasuh Rubrik Kesehatan www.KonsultasiSyariah.com)

SHARE
Previous articleMenyembuhkan Epilepsi
Next articleKeguguran Berulang karena Toksoplasma
dr. Hafidz, salah satu pembina konsultasi kesehatan di situs KonsultasiSyariah.com Beliau adalah alumni fakultas kedokteran UGM, dan saat ini sedang menyelesaikan Pendidikan Dokter Spesialis jantung dan pembuluh darah.