Azoospermia (Tidak Terdapat Sel Sperma)

2966
kualitas sperma laki-laki

Tidak Terdapat Sel Sperma

Pertanyaan:

Assalamua’laikum

Kami menikah dan ingin punya momongan, ternyata suami (28 th) azoospermia (tidak terdapat sel sperma). Obat atau terapi yang sudah dijalankan minum madu dan gamat.

Apa terapi prognosis yang bisa kami usahakan untuk mendapatkan momongan dengan fertilisasi alami ya?

Terima kasih

Wassalamua’laikum

Dari: Rina

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.

Terima kasih atas kesediaan Ibu berkonsultasi dengan tim kesehatan Konsultasi Syariah.

Kondisi azoospermia dapat disebabkan oleh gangguan produksi, misalnya pada kelainan kromosom, atau tidak turunnya testis ke posisi normalnya, gangguan hormon endokrin, testis tidak tumbuh, varikokel, panas berlebih pada testis, obat-obatan maupun toxin tertentu, dan lainnya.

Bisa juga disebabkan adanya sumbatan pada jalur pengeluaran sperma, misalnya sumbatan pada vas deferens, tidak adanya vesikula seminalis, dan tidak adanya vas deferens maupun epididimis sehingga sperma tidak dapat keluar. Selain itu, diabetes dan disfungsi neurologis dapat menyebabkan aliran balik sperma ke kandung kemih sehingga sperma tidak didapatkan pada cairan semen.

Sebelum menentukan terapi dan prognosis, sebaiknya diusahakan untuk mencari tahu penyebab azoospermia tersebut. Jika diketahui bahwa sperma masih mungkin diproduksi dan memiliki saluran untuk keluar, dan penyebabnya hanya bersifat sementara, atau kekurangan hormon untuk pembentukan sperma, maka terapi yang dapat digunakan salah satunya adalah konsumsi habbatussauda’ dan clomiphene, tentunya tidak dalam waktu yang bersamaan.

Dalam penelitian invitro, habbatussauda’ dapat meningkatkan produksi dan motilitas (laju gerak) sperma. Sebaiknya konsultasikan dengan herbalis dan dokter ahli yang menangani Anda dan suami untuk memperoleh takaran dosis yang tepat dan aman.

Semoga ada manfaatnya.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Dijawab oleh dr. Hafid N (Pengasuh Rubrik Kesehatan KonsultasiSyariah.com)
Artikel www.KonsultasiSyariah.com