Kista Pada Payudara

2925
mencegah kanker payudara

Kista Payudara

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum Dok.

Saya seorang ibu (27 tahun) dan sudah dikaruniai seorang putri 2,5 th. Sejak  1 bulan ini, saya merasakan nyeri yang hilang timbul pada payudara sebelah kiri, terkadang terasa panas, tapi seringnya tidak, saat saya raba memang terdapat benjolan, tapi benjolan itu juga ada di payudara sebelah kanan (yang tidak terasa nyeri) walaupun masih besar benjolan di payudara kiri tersebut. Tanda-tanda seperti puting melesak ke dalam, perubahan warna kulit atau mengeluarkan cairan juga tidak ada. Sekedar informasi saya memiliki migrain sejak SMA.

-Apakah itu termasuk jenis kanker, kista atau infeksi? (Saya belum pernah memeriksakan diri ke dokter manapun).

-Jika saya ingin berkonsultasi lebih lanjut ke dokter spesialis mana saya harus merujuk?

Dari: Akhwat

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.

Terima kasih atas pertanyaan yang Ibu berikan kepada tim kami.

Nyeri pada payudara (disebut juga mastalgia), merupakan keluhan yang sering terjadi pada wanita, dan dapat bersifat lokal maupun menyeluruh. Diantara penyebabnya adalah perubahan fibrokistik, yakni terbentuknya kista pada payudara; infeksi (peradangan pada jaringan payudara atau terbentuknya abses/pernanahan akibat infeksi); perubahan hormonal yang menyebabkan pertumbuhan kelenjar payudara, misalnya pada fase luteal siklus menstruasi wanita (setelah ovulasi), kehamilan awal, konsumsi estrogen atau progestin; atau teregangnya ligamen penyangga jaringan payudara akibat massa payudara yang berat. Infeksi sendiri jarang terjadi kecuali pada kondisi setelah melahirkan, trauma tembus pada payudara, dan setelah operasi.

Untuk memastikan diagnosis penyebab nyeri ini sebaiknya dilakukan di dokter ahli kebidanan dan kandungan (spesialis obstetri ginekologi), sehingga dapat didahului oleh pemeriksaan yang tepat, khususnya untuk membedakan benjolan abnormal dengan kelenjar yang membesar, dan apakah perlu dilakukan pemeriksaan tambahan seperi mammoghraphy atau biopsi.

Semoga dapat membantu.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dijawab oleh dr. Hafid N (Pengasuh Rubrik Kesehatan KonsultasiSyariah.com)