Tips Meningkatkan Produksi Sperma

4151
kualitas sperma laki-laki

Tips Meningkatkan Produksi Sperma

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dokter, saya ingin menanyakan beberapa hal, yaitu:

1. Apa betul sperma yang banyak dan kental itu menandakan berkualitas baik/bagus? Apakah ada cara agar sperma kita bisa banyak dan kental?

2. Bagaimanakah cara mengatasi ejakulasi dini?

Jazakallah khair

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dari: Nandar

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.

Terima kasih atas pertanyaan yang Saudara berikan kepada kami.

Langsung saja kepada jawaban pertanyaan Saudara:

1. Cairan yang keluar saat ejakulasi dinamakan juga dengan cairan semen, yang terdiri dari sel-sel sperma dan cairan pendukung yang dihasilkan oleh kelenjar prostat dan vesikula seminalis. Cairan semen yang banyak dan kental memang sepintas terlihat lebih baik dari yang sedikit, namun dari segi kualitas sperma, hal tersebut belum dapat dipastikan. Batas minimal cairan semen beserta kandungannya dapat dikatakan baik antara lain:

Volumenya — 1.5 ml

Konsentrasi sperma  — 15 juta spermatozoa/ml

Total jumlah sperma — 39 juta spermatozoa per ejakulat (sejumlah yang keluar dalam 1 kali ejakulasi).

Morfologi — 4% jumlah normal

Vitalitas — 58 % sperma hidup )

Motilitas progresif — 32 % )

Total (motilitas progresif+non progresif) — 40 %

Di antara cara memperoleh hal tersebut adalah dengan mengonsumsi sayuran hijau dan buah-buahan lebih sering, berolahraga teratur, menghindari menggunakan pakaian dalam yang ketat, menjauhi rokok (aktif maupun pasif), dan alkohol. Begitu juga menghindari kelelahan yang sangat. Jika telah menikah, maka hubungan intim yang rutin 2-4 kali per minggu dapat mendorong produksi sperma.

2. Ejakulasi dini umumnya disebabkan oleh gangguan psikologis, semisal kecemasan berlebih akan performa hubungan intim, belum memiliki pengetahuan dan pengalaman berhubungan (semisal pada hari-hari awal setelah menikah), ataupun gangguan psikologis lainnya. Cara mengatasinya diantaranya dengan terapi seksual (terapi khusus membahas problema seksual, yang dapat dilakukan dengan psikiater atau konsultan seksolog), maupun dengan obat-obatan seperti jenis penghambat serotonin selektif (peresepan harus dengan resep dokter, namun jika metode alamiah seperti dalam terapi seksual dapat diusahakan, sebaiknya ditempuh terlebih dahulu).

Semoga bermanfaat

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Dijawab oleh dr. Hafid N (Pengasuh Rubrik Kesehatan KonsultasiSyariah.com)