Mengapa Belum Hamil Lagi

2602
Ibu hamil

Mengapa Belum Hamil Lagi

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum Dokter.

Saya punya saudara, dia sudah menikah 7 tahun, dia sudah puya anak. Setelah melahirkan anak pertama dia pakai KB, tapi tidak berlangsung lama setelah pakai KB itu, sampai sekarang belum hamil lagi. Padahal saudara saya sudah pengen sekali punya momongan lagi. Apa ya msalahnya Dok? Dia sudah pernah berobat ke dokter tapi katanya tidak ada masalah.

Dari: Lia

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullaahi wabarakatuh.

Terima kasih atas pertanyaan yang diberikan kepada kami.

Ibu yang dirahmati Allah, kehamilan merupakan serangkaian proses yang cukup kompleks, yang melibatkan peran kesuburan pihak pria, pihak wanita, dan interaksi antara sel kelamin jantan dan betina yang baik.

Faktor kesuburan pria diwakili oleh sperma yang berkualitas, baik jumlah, kematangan, bentuk dan kecepatannya, juga zat-zat pendukung yang memungkinkan sel tersebut menembus penghalang di saluran reproduksi wanita hingga sel telur (penghalangnya pun berlapis-lapis). Kemudian faktor kesuburan wanita, mulai dari pertumbuhan folikel sel telur yang normal (yang dipengaruhi siklus hormonal wanita yang normal), genetiknya normal, siklus menstruasi teratur dengan setiap siklusnya ada pengeluaran sel telur, tidak ada penyumbatan pada kedua saluran indung telur, rahim dan leher rahim, dan kondisi saluran reproduksinya tidak terlalu asam sehingga memungkinkan sel kelamin jantan untuk masuk dan hidup selama beberapa saat disitu.

Faktor selanjutnya adalah interaksi kedua sel saat bertemu, sel sperma harus dapat menembus lapisan-lapisan pelindung sel telur untuk membuahinya. Jika dalam lapisan pelindung tersebut terdapat antibodi yang mematikan sperma, maka pembuahan tidak dapat terlaksana. Jadi dari beragam faktor di atas, jika salah satunya mengalami gangguan, kemungkinan besar tidak terjadi pembuahan.

Kondisi Saudara Ibu tidak kami ketahui pasti, sehingga kami hanya bisa memaparkan pilihan kemungkinannya. Saudara tersebut pun bukan satu-satunya yang mengalami keluhan serupa, baik sebelum maupun setelah menggunakan KB. Anjuran kami agar beliau mencari second opinion ke dokter kandungan yang ahli, juga memeriksakan suaminya bersamanya, dan tidak mudah putus asa dalam ikhtiarnya tersebut, dengan terus berdoa kepada Allah Ta’ala agar dikaruniai keturunan yang sholeh.

Semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dijawab oleh dr. Hafid N (Pengasuh Rubrik Kesehatan KonsultasiSyariah.com)