Gejala Radang Lambung

2439
kesehatan perut dan pencernaan

Rubrik Kesehatan: Gejala Radang Lambung

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Saya laki-laki berusia 27 tahun.

Perut saya sering terasa sakit hampir setiap hari, perut dan dada terkadang terasa sakit seperti ditusuk-tusuk, tetapi keadaan itu hanya sebentar kira-kira 2 detik. Dan langsung hilang sakitnya. Dan saya mudah masuk angin. ,asalah ini datangnya ketika saya lagi lelah, stres, sehabis marah-marah dan terlambat makan.  Dan  saya mudah masuk angin/asam lambung saya setiap hari selalu  mengganggu saya dan saya mudah sekali marah. Saya mengalami masalah ini sudah 1 tahun lebih.

Setelah saya periksa ke dokter dan dokter  mengatakan bahwa saya terkena maag. Saya bekerja di sebuah warnet sebagai operator. Setiap hari tidur jam 12 sampai jam 1 malam dan bangun  jam 10 sampai 11 siang. Makan sering terlambat dan ditambah lelah dan stres karena pekerjaan menjaga warnet.

Petanyaan saya, apakah maag dan asam lambung saya bisa sembuh total? Berhubung pekerjaan saya sebagai operator warnet tetap saya jalani. Atau pola hidup saya harus saya ubah? Mohon bantuannya  dan saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.

Dari: Gustaf

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.

Terima kasih atas pertanyaan yang Saudara berikan kepada kami.

Saudara Gustaf yang kami hormati, keluhan yang Saudara rasakan tidak begitu spesifik, meski memang mengarah pada keluhan iritasi atau radang lambung. Namun jika melihat riwayat kegiatan sehari-hari yang Saudara jalani, kemungkinan besar penyebabnya adalah stress tubuh yang menumpuk akibat irama alami tubuh terganggu, sehingga menyebabkan produksi hormon stres seperti kortisol meningkat dan menimbulkan gejala-gejala tersebut. Apakah bisa sembuh total? Kemungkinannya ada, namun jaminan kesembuhan 100% tentu ditangan Allah asy-Syaafi.

Benar sekali bahwa langkah pertama yang sebaiknya Saudara lakukan adalah perubahan pola hidup. Tidur terlampau larut, bangun terlalu siang, kurang olahraga, makan terlambat, belum lagi jenis nutrisi makanan yang menurut dugaan kami kurang tertata, kelelahan dan stres emosional akibat pekerjaan, semuanya itu, ibarat karat yang menggerogoti kerja ‘mesin’ tubuh Saudara. Dan jika sudah sampai batasnya, mesin itu bisa saja ngadat dalam artian sakit. Hal ini menjadi lebih berat jika dalam keseharian Saudara banyak mengkonsumsi makanan dalam kemasan seperti mie instan, kopi instan, soda, minuman serbuk instan dan lainnya yang mengandung pemanis dan pengawet yang banyak. Beberapa langkah dibawah mungkin dapat membantu:

1. Ambillah cuti selama beberapa hari, misal 3-5 hari, untuk merencanakan perubahan pola hidup Saudara. Dalam cuti ini, Saudara juga dapat melakukan proses detoksifikasi untuk pembuangan racun dalam tubuh.

2. Perhatikan pola/shift kerja Saudara, apakah terlalu panjang/lama? Atau terlalu berat? Kira-kira bisakah dibagi dengan tenaga lain, meski mungkin mengorbankan sedikit bayaran Saudara? Jika ya, lebih baik menjaga kesehatan dengan membagi beban kerja tersebut.

3. Perhatikan pola tidur Saudara. Hindarilah tidur sehabis subuh dan setelah ashar. Jika memang perlu tidur di pagi hari, maka hendaknya tidur di waktu dhuha namun tidak berlebihan sampai mendekati waktu dhuhur. Untuk menjaga asupan nutrisi, Saudara dapat mencoba pola makan food combining.

4. Menjaga pola makan seimbang. Membawa bekal dari rumah, dan menghindari makanan dengan banyak zat aditif.

5. Cobalah berolahraga untuk menjaga stamina Saudara sehingga tidak mudah kelelahan saat menjaga warnet. Olahraga seperti aerobik, jogging, maupun lari cukup baik untuk menjaga kebugaran tubuh.

6. Hindari konsumsi teh atau kopi berlebih saat harus bekerja hingga larut malam. Kedua zat tersebut mengandung asam yang dapat meningkatkan produksi asam lambung Saudara.

7. Cari tahulah penyebab stres emosional sehari-hari, dan alih-alih membiarkan diri Saudara dilanda stres, hindarilah sebab tersebut atau berusahalah mencari solusinya.

Diatas itu semua, tidak boleh dilupakan, menjalankan kewajiban dan beragam amal sholeh yang dituntunkan dalam Islam, dan menjauhi dosa dan kemaksiatan, merupakan salah satu sebab terbesar adanya penjagaan Allah Ta’ala atas kesehatan fisik dan mental kita.

Semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dijawab oleh dr. Hafid N (Pengasuh Rubrik Kesehatan www.KonsultasiSyariah.com)

SHARE
Previous articleBuang Air Besar Berdarah
Next articleSakit Saat Menstruasi
dr. Hafidz, salah satu pembina konsultasi kesehatan di situs KonsultasiSyariah.com Beliau adalah alumni fakultas kedokteran UGM, dan saat ini sedang menyelesaikan Pendidikan Dokter Spesialis jantung dan pembuluh darah.