Rubrik Kesehatan: Malas-malasan Saat Hamil Muda

5874
kesehatan ibu hamil

Malas-malasan Saat Hamil Muda

Pertanyaan:

Ass.

Dok, kenapa di hamil muda dan pertma ini saya kurang selera makan dan malas mau buat apa-apa, maunya tidur, rebahan, apa itu tidak berefek jelek terhadap janin saya Dok?

Terima kasih

Was.

Dari: Efrina

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullaahi wabarokatuh.

Terima kasih atas pertanyaan yang Ibu berikan kepada kami.

Masa awal kehamilan memang merupakan masa yang penuh ‘gejolak’ bagi sebagian besar wanita, mulai dari perasaan pusing, mual, muntah terus menerus, tidak enak badan, mood yang tidak menentu, tidak nafsu makan, dan lain sebagainya. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh perubahan tingkat hormonal dalam tubuh sebagai respon terhadap keberadaan janin. Uniknya, tidak semua ibu hamil memiliki keluhan serupa, dan bahkan yang serupa pun bisa berbeda intensitas keluhannya. Faktor lain yang diperkirakan turut berperan dalam perbedaan tersebut adalah tipe kepribadian ibu, pengetahuan, motivasi, dan dukungan sosial dari lingkungan sekitar. Semakin baik pemahaman ibu akan kehamilan dan kebutuhan janin, serta dukungan sosial yang positif dari lingkungan sekitar, kemungkinan besar semakin baik ibu dapat beradaptasi dengan keluhan fisiknya dan berkonsentrasi untuk kebutuhan bayi.

Ibu yang dirahmati Allah,

Asupan nutrisi sangatlah penting untuk pertumbuhan janin dan juga bagi kesehatan Ibu sendiri, sehingga masalah malas makan memang dapat berdampak pada janin. Apalagi jika disertai muntah-muntah. Kurangnya nutrisi esensial bagi bayi dapat menyebabkan berbagai macam gangguan kesehatan, mulai dari berat badan lahir rendah, retardasi pertumbuhan dalam rahim, pembentukan sel-sel tubuh yang tidak optimal, dan lainnya. Jadi, kami anjurkan Ibu untuk berusaha memperbaiki pola makan kembali. Tidak perlu makan dengan porsi ‘untuk berdua’ terlebih di awal kehamilan, karena sebenarnya kebutuhan kalori yang ada tidak berlipat ganda, namun sekitar 300 kalori atau sedikit diatas itu saja, sehingga Ibu tetap bisa makan seperti biasa, namun dengan memperbaiki jenis makanan yang dikonsumsi (pilih yang bernutrisi baik dan pengolahannya sehat). Jika kesulitan, bagilah jadwal makan menjadi beberapa kali dengan porsi lebih kecil sehingga lebih mudah dikonsumsi. Jika kesulitan memperoleh bahan makanan bernutrisi optimal, lengkapi dengan vitamin untuk masa kehamilan sehingga kebutuhan janin dapat terpenuhi.

Semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dijawab oleh dr. Hafid N (Pengasuh Rubrik Kesehatan www.KonsultasiSyariah.com)