Mengobati Hydrop Fetalis Pada Janin

3431
kesehatan bayi dan ibu hamil

Hydrop Fetalis Pada Janin

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum Ustadz.

Saya wanita usia 21 tahun lebih, saat ini saya sedang hamil anak pertama kami usia 13 minggu. Pada selasa 19 Maret saya biasa cek kandungan ternyata diketahui bayi saya terkena hydrop fetalis dan untuk memastikannya keesokan hari kami pergi ke dokter yang lain dan hasilnya juga sama. Disarankan oleh dokter agar janin tersebut dgugurkan saja karena biasanya janin tidak bertahan di dalam perut dan apabila semakin besar dikhatwatirkan ibunya juga akan sesak napas. Sebelumnya saya juga pernah keguguran tapi alami.

Apakah ada pengobatan agar cairan pada tubuh janin yang semakin besar menyusut?? Mohon penjelasannya.

Syukran, jazakallah khairan.

Dari: Paryati

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarokaatuh.

Terima kasih atas kepercayaan Ibu untuk berkonsultasi kepada kami.

Hydrops fetalis, yang merupakan kondisi sakit yang serius pada janin, didefinisikan sebagai suatu akumulasi cairan abnormal pada 2 atau lebih kompartemen organ janin, yang meliputi asites (dalam rongga perut), efusi pleura (dalam rongga pleura, selaput pembungkus paru-paru), efusi perikardial (dalam perikardium, selaput pembungkus jantung), dan pembengkakan pada kulit; pada beberapa pasien, kondisi ini juga dikaitkan dengan polihidramnios dan pembengkakan pada plasenta. Secara umum, hydrops fetalis memang memiliki tingkat mortalitas (kematian) dan morbiditas (kesakitan) yang tinggi bahkan di negara-negara maju. Hal ini umumnya disebabkan oleh kompleksnya penanganan pada janin dan outcome yang tidak terduga.

Mengenai pengobatan untuk menyusutkan cairan dalam tubuh janin, jika dengan obat-obatan, kami belum mendapatkan di literatur adanya obat tersebut. penanganan hydrops fetalis untuk janin di dalam perut ibu sendiri bisa dikatakan sangat terbatas, diantaranya adalah:

– Obat-obatan untuk menginduksi persalinan jika janin sudah cukup bulan

– Operasi caesar elektif jika janin sudah cukup bulan

– Transfusi darah dan pengambilan cairan dari tubuh janin (transfusi dan parasentesis in utero).

– Antibodi anti Rh untuk hydrops fetalis akibat inkompatibilitas sistem imun, pemberiannya biasanya lebih bersifat preventif pada Ibu yang berisiko mengalami inkompatibilitas tersebut.

Khususnya di Indonesia, penanganan untuk janin lebih terbatas lagi, karena dukungan teknologi dan keahlian tenaga medis yang belum sebaik di negara-negara maju.

Semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Dijawab oleh dr. Hafid N (Pengasuh Rubrik Kesehatan www.KonsultasiSyariah.com)

Artikel ini didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 8610185593 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial
  • Keterangan lebih lengkap: Peluang Menjadi Sponsor dan Donatur