Letak Plasenta Janin di Bawah, Bahayakah?

17703

Plasenta Previa Totalis

Pertanyaan:

Assalammualaikum Dokter.

Saya mau bertanya mengenai kondisi kehamilan. Kandungan istri saya sejak masuk bulan ke-6 mengalami ketidaknormalan, dimana letak plasentanya ada di bawah sampai sekarang masuk usia ke 8 bulan tidak mengalami perubahan (tetap di bawah). Kami selalu rutin memeriksakannya ke dokter,  kadang kala kalau kondisi istri saya lemah, mengalami sedikit pendarahan, juga plek-plek yang berwarna coklat. Dokter menyarankan untuk opname waktu mengalami pendarahan pertama, tapi kami minta obat saja. Awalnya istri saya ingin melahirkan normal, namun karena kondisi seperti ini, minta dioperasi.

Yang saya tanyakan kepada Dokter:

1. Upaya-upaya apa yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya pendarahan? Karena kami masih menunggu untuk operasi jika sudah masuk bulannya. Mudah-mudahan Allah berkehendak.

2. Apa benar kalau kondisi seperti itu, tidak bisa lahir secara normal?

Mohon keterangan dan penjelasannya ya Dokter. Maaf juga kalau ada kata-kata saya yang salah.

Terima kasih sebelumnya, assalammu’alaikum.

Dari: Gito

Jawaban:

Wa’alaikumussalaam warahmatullahi wabarokatuh.

Terima kasih atas pertanyaan yang Bapak berikan kepada kami.

Langsung saja kepada jawaban pertanyaan Bapak:

Pertama, kondisi yang dialami oleh istri Bapak kemungkinan besar adalah plasenta previa totalis,myakni kondisi dimana posisi plasenta terletak di bagian terbawah dari rahim, menutupi jalan lahir. Kemungkinan lainnya adalah posisi plasenta yang juga terletak di sekitar segmen bawah rahim, namun tidak menutupi jalan lahir secara total (plasenta previa parsial maupun marginal) dan masih dapat bergeser seiring dengan perkembangan janin dan kematangan leher rahim.

Pada kedua kondisi tersebut, pendarahan memang lebih mudah terjadi sebab posisi plasenta yang terbawah rentan terhadap kontraksi rahim, guncangan, maupun pelebaran pintu masuk rahim saat rahim berkembang. Oleh karena itu, sebaiknya istri lebih berhati-hati dan menghindari aktivitas berat selama kehamilan, menghindari melakukan hubungan seksual hingga saat kelahiran, dan menghindari pemeriksaan kehamilan dengan alat periksa yang dimasukkan ke dalam vagina (kecuali dengan hati-hati dan dilakukan di rumah sakit).

Kedua, jika yang terjadi adalah plasenta previa totalis dan parsialis, persalinan normal memang tidak dimungkinkan karena dapat menyebabkan dampak pendarahan yang masif dan fatal bagi janin dan Ibu.

Semoga Allah Ta’ala menganugerahkan kemudahan bagi keluarga Bapak, dan keturunan yang sehat serta sholih.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Dijawab oleh dr. Hafidz N (Pengasuh Rubrik Kesehatan KonsultasiSyariah.com)

Artikel ini didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial
  • Keterangan lebih lengkap: Peluang Menjadi Sponsor dan Donatur