#Kesehatan Wanita: Penyebab Nyeri di Payudara

5324
nyeri payudara

Nyeri di Payudara

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum.

Dok, saya ibu rumah tangga usia 32 tahun, dan mmiliki 2 putri. Dalam 2 bulan ini saya merasakan nyeri pada payudara saya, dan seperti ada jendolan. Setelah dilakukan pemeriksaan fisik, dokternya bilang memang ada dan saya disarankan untuk melakukan USG. Tapi setelah USG, hasilnya dinyatakan normal, tidak ada masa dipayudara saya, dan menurut dokter itu hanya kelenjar biasa dan tidak diberikan obat apa-apa.

Yang saya ingin tanyakan apa penyebab nyeri di payudara saya Dok? Jendolan apa yang tidak terlihat dengan USG? Terima kasih jawabannya Dok. Wasalamu’alikum.

Dari: Sri

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarokatuh.

Terima kasih atas pertanyaan yang Ibu berikan kepada kami.

Nyeri pada payudara atau mastalgia merupakan keluhan yang sering dialami oleh para wanita, dapat berupa rasa sakit, tertusuk, terbakar, atau kencang pada payudara. Meskipun keluhan ini juga dapat dialami oleh wanita setelah menopause, namun lebih banyak terjadi pada wanita yang lebih muda, premenopause, maupun perimenopause. Keluhan ini dapat terjadi beberapa hari hingga minggu dalam sebulan, biasanya menjelang menstruasi, namun bisa juga dirasakan sepanjang siklus menstruasi.video kajian wanita muslimah

Beberapa penyebab nyeri pada payudara antara lain:

  • Fluktuasi hormon reproduksi. Nyeri payudara yang bersifat siklis (bersiklus) kemungkinan besar memiliki hubungan kuat dengan siklus menstruasi. Nyeri yang dipengaruhi hormon biasanya berkurang atau bahkan hilang sama sekali pada saat hamil atau setelah menopause.
  • Struktur anatomi payudara. Nyeri yang tidak bersifat siklis biasanya disebabkan oleh beberapa hal yang mempengaruhi struktur payudara, seperti adanya kista, benturan yang menyebabkan memar, fibroadenoma, riwayat operasi payudara sebelumnya, atau faktor lainnya yang terbatas pada payudara.
  • Gangguan organ diluar payudara. Rasa nyeri bisa juga berasal dari organ diluar payudara, misalnya dinding dada, otot dada, sendi, maupun jantung. Rasa nyeri kemudian menyebar ke arah payudara sehingga dikelirukan dengan nyeri dari payudara itu sendiri.
  • Ketidakseimbangan asam lemak. Ketidakseimbangan asam lemak didalam sel dapat mempengaruhi sensitivitas jaringan payudara terhadap hormon yang beredar dalam darah.
  • Efek samping obat. Beberapa obat dapat menimbulkan rasa nyeri pada payudara, seperti antidepresan, dan terapi hormon estrogen dan progesteron.
  • Ukuran payudara yang terlalu besar. Keluhan nyeri payudara dapat disertai nyeri di daerah leher, pundak, dan punggung.

Jika keluhan nyeri yang Ibu rasakan memberat saat mendekati haid dan berkurang setelahnya, kemungkinan penyebabnya adalah efek hormon reproduksi. Saat menjelang haid, kelenjar pada payudara juga mengalami pembesaran sebagai akibat dari pacuan hormon, sehingga terkadang dapat dikelirukan dengan benjolan. Kelenjar tersebut akan mengecil paska menstruasi. Oleh karena itu, pemeriksaan payudara secara klinis disarankan dilakukan beberapa hari setelah menstruasi untuk menghindari kesalahan interpretasi.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan secara mandiri untuk mengurangi nyeri antara lain:

  • Mengompres bagian yang nyeri dengan kompres panas atau dingin.
  • Menggunakan bra dengan ukuran yang sesuai dan penopang yang baik.
  • Menggunakan bra untuk olahraga saat berolahraga.
  • Konsumsi obat antinyeri yang dijual bebas, seperti asetaminofen atau ibuprofen. Namun sebaiknya konsultasikan dengan dokter berapa lama dan berapa banyak Ibu boleh mengkonsumsi obat-obatan tersebut.

Jika keluhan nyeri masih menetap pada bulan berikutnya, atau memberat, atau jika keluhan merasakan benjolan masih dirasakan setelah siklus menstruasi, maka kami sarankan Ibu meminta pemeriksaan ulang oleh dokter untuk mengetahui penyebab nyeri tersebut.

Semoga bermanfaat.

Dijawab oleh dr. Hafid N (Pengasuh Rubrik Kesehatan KonsultasiSyariah.com)

Artikel ini didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial
  • Keterangan lebih lengkap: Peluang Menjadi Sponsor dan Donatur