Program Kehamilan

3472

Program Kehamilan

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum.

Dok, saya Silvi. Saya ingin bertanya mengenai vaksin cervarix dan program kehamilan yang ingin saya lakukan. Saya pernah menjalani tindakan medis biopsi untuk penyembuhan polip endoservix dan selanjutnya tindakan lip coulter bulan maret 2013 lalu. berdasarkan hasil USG rahim saya dalam kondisi baik, yang ingin saya tanyakan :

1. Mana yang harus saya prioritaskan, melakukan vaksinasi cervarix dahulu dimana saya selama kurang lebih 7 bulan tidak boleh hamil? Atau melakukan program kehamilan karena suami ingin segera memiliki keturunan?

2. Bila saya memilih program hamil sebelum melakukan vaksinasi, apakah akan berpengaruh terhadap kesehatan & keselamatan janin saya dok ? Mengingat riwayat penyakit saya tadi.

3. Pada hari pertama menstruasi, perut bagian bawah rasanya nyeri sekali dan badan rasanya seperti loyo serta keluar keringat dingin. Dan pada hari ketiga darah menstruasinya sangat banyak dan deras. Lama menstruasi 7 hari. Apakah menstruasi saya ini normal dok ? Apakah ini karena pengaruh dari obat Eturol yang saya konsumsi ?

Demikian pertanyaan dari saya, atas perhatian dan penjelasan, saya sampaikan terima kasih.

Wassalamu’alaikum.

Dari: Afand

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarokatuh.

Terima kasih atas pertanyaan yang Ibu berikan kepada kami. Semoga Allah Ta’ala senantiasa menjaga Ibu sekeluarga.

Polip endoserviks adalah tumbuhnya polip yang berasal dari jaringan serviks bagian dalam. Sifatnya biasanya jinak dan jarang berubah menjadi keganasan. Meski demikian, jika dicurigai adanya perubahan jenis sel serviks maka dapat dilakukan konisasi termasuk dengan metode leep cautery sebagaimana yang Ibu jalani.

Jika rahim Ibu memang dalam kondisi baik, dan hasil pemeriksaan sitologi leher rahim Ibu juga dalam keadaan baik, maka sebaiknya Ibu melaksanakan program kehamilan terlebih dahulu. Meski demikian, sebaiknya Ibu tetap meminta pendapat dari dokter kandungan yang menangani Ibu sejak awal pemeriksaan polip, karena beliau yang lebih mengetahui kondisi Ibu saat ini dan bagaimana kondisi sel-sel sekitar rahim. Adapun jika Ibu memutuskan untuk hamil terlebih dahulu, maka vaksin cervarix tidak boleh diberikan selama kehamilan, karena vaksin ini termasuk jenis vaksin yang tidak boleh diberikan selama hamil. Vaksinasi dapat dilakukan setelah janin dilahirkan, dengan pertimbangan dokter sebelumnya.

Mengenai menstruasi Ibu, jika rasa nyeri dan keluarnya darah dirasakan hanya pada sebagian kecil siklus, seperti hanya pada hari pertama, atau ketiga saja, kemudian rasa nyeri dan keluarnya darah secara keseluruhan membaik dan berkurang, maka menurut pendapat kami, haid Ibu tersebut masih wajar. Namun jika Ibu mengalami beberapa tanda dibawah ini:

– Rasa nyeri dirasakan sangat berat, dan tidak dapat beraktivitas selama beberapa hari saat haid

– Darah yang keluar sangat deras hingga harus ganti pembalut setiap 2 jam sekali dalam sehari, pada sebagian besar hari-hari haid

– Pucat, mual, muntah, dan pingsan saat haid terutama saat darah sangat deras

Maka sebaiknya Ibu segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan yang menangani Ibu untuk melihat adakah masalah pada rahim maupun indung telur yang menyebabkan kondisi tersebut.

Semoga bermanfaat.

Dijawab oleh dr. Hafid N (Pengasuh Rubrik Kesehatan KonsultasiSyariah.com)

Artikel ini didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 8610185593 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial
  • Keterangan lebih lengkap:¬†Peluang Menjadi Sponsor dan Donatur