Rasa Nyeri di Payudara [Kesehatan Wanita]

4662
kanker payudara pada wanita dan pria

Rasa Nyeri di Payudara

Pertanyaan:

Assalammu’alaikum.

Saya ingin bertanya tentang yang saya resahkan akhir-akhir ini. Saya wanita berumur 18 tahun, sudah seminggu lebih saya merasakan nyeri di kedua payudara saya, kadang-kadang sampai ke sekitar punggung bagian atas di belakang payudara.

Nyeri yang saya rasakan masih dikatakan nyeri yang dapat saya abaikan karena nyerinya dapat ditahan. Tapi, saya merasa risih dan takut jika saya terkena penyakit, apalagi yang saya takutkan itu kanker.

Sebelumnya saya juga mengeluh nyeri, tapi nyerinya kadang-kadang saja. Tapi sekarang malah tiap hari saya rasakan. Saya juga sudah melakukan SADARI tapi saya tidak bisa membedakan area-area di payudara, mana bagian yang tidak normal.

Bagaimana ini Dok? Penyakit apa yang saya alami? Saya ingin berkonsultasi dengan dokter di area rumah saya, tapi saya merasa takut. Jika saya ingin konsultasi, dokter bagian apa yang cocok atau dokter umum saja?

Mohon dibalas ya Dok!

Dari: Mutiara

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarokatuh.

Terima kasih atas pertanyaan yang Saudari berikan kepada kami.

Rasa nyeri pada payudara, sebagaimana yang bisa dibaca lebih detail dalam pertanyaan yang sudah lewat di Konsultasi Syariah ini, dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya seperti akibat pengaruh hormon kewanitaan pada jaringan payudara, radang pada payudara, timbulnya jaringan kistik atau tumor jinak seperti fibroadenoma mammae (FAM) pada payudara, benturan yang keras, dan teregangnya jaringan ikat penyokong payudara akibat payudara yang besar atau  penopang yang tidak memadai. Rasa nyeri itu sendiri merupakan keluhan yang sering dialami oleh wanita dan sebagian besarnya tidak mengindikasikan penyakit. Untuk memastikan penyebab spesifik keluhan yang Saudari derita, maka diperlukan riwayat kesehatan dan pemeriksaan fisik oleh tenaga kesehatan.

Saudari bisa memeriksakan diri pada dokter umum wanita terlebih dahulu. Jika memang ada indikasi untuk pemeriksaan lebih lanjut, maka dokter akan mengarahkan Saudari untuk melakukannya. Mengenai ketakutan untuk memeriksakan diri, justru sebaliknya, semakin cepat Saudari mengetahui kondisi yang sebenarnya, semakin baik dan banyak langkah pencegahan maupun penanganan penyakit yang dapat dilakukan, dibandingkan jika pemeriksaan ditunda hingga keluhan telah memberat.

Semoga bermanfaat.

Dijawab oleh dr. Hafid N (Pengasuh Rubrik Kesehatan KonsultasiSyariah.com)

Artikel ini didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial
  • Keterangan lebih lengkap: Peluang Menjadi Sponsor dan Donatur