Belum Haid Setelah Melahirkan

21423
darah haid dan istihadhah wanita

Merencanakan Anak Kedua

Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh…

Saya ibu menyusui (ASIekslusif) dari seorang anak laki2 umur 1tahun,umur saya 27 tahun. Begini, sejak melahirkan (setelah nifas
tepatnya) sampai sekarang saya belum dapat menstruasi. Memang dari literatur2 yang saya baca ada yang menyebutkan bahwa ibu menyusui itu tidak haidh karena pengaruh hormon prolaktin yang menghambat kerja hormon estrogen. Benarkah demikian? Jika memang benar bagaimana menentukan tanggal subur, karena kami mengharapkan kehadiran anak kedua. Bagaimana merencanakannya.

Kemudian,terkait dengan perhiasan yang digunakan. Beberapa waktu lalu ada artikel tersebar mengenai perhiasan emas yang digunakan oleh pria dapat menyebabkan penyakit alzheimer. Namun untuk wanita dapat terhindar dikarenakan zat2 yang terkandung dalam emas yang masuk ke dalam darah akan dikeluarkan bersamaan darah haidh. Lalu, bagaimana dengan saya yang sudah lama sekali tidak haidh. Apakah dapat berpotensi penyakit alzheimer tsb? Apakah saya harus melepas perhiasan saya? Mohon penjelasannya. Syukron..

Dari: Ummu S.

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarokaatuh.

Terima kasih atas pertanyaan yang Ibu berikan kepada kami.

Menyusui memang merupakan salah satu proses alami yang menghambat kembalinya siklus menstruasi normal, dan konsekuensinya, menunda atau menurunkan peluang terjadinya pembuahan selanjutnya. Diantara hikmahnya adalah memberi jarak secara alami antar kehamilan, sehingga ibu dan bayi dapat memperoleh manfaat maksimal dari proses menyusui dan lebih siap untuk kehamilan selanjutnya. Ketiadaan haid akibat proses menyusui disebut juga lactational amenorrhea (amenorrhea akibat laktasi). Kondisi ini bervariasi antar wanita. Sebagian wanita ada yang mengalaminya hingga berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan hingga 2 tahun proses menyusui, dan baru mengalami menstruasi setelah anak disapih. Namun sebagian wanita lainnya bisa saja mendapatkan siklus menstruasinya lebih cepat dari itu. Umumnya, ibu yang menyusui eksklusif, kemudian melanjutkan menyusui dengan frekuensi cukup sering di pagi dan malam hari, siklus menstruasinya akan lebih lama tertunda dibanding yang tidak melakukannya.

Lalu bagaimana menentukan tanda suburnya? Sepengetahuan kami, selama menstruasi Ibu belum kembali seperti sebelum haid (sama sekali belum haid), hal ini menandakan tidak terjadi proses ovulasi sehingga ibu tidak memiliki masa subur, sampai siklus tersebut kembali. Memang ada sebagian kecil Ibu yang belum haid, namun bisa hamil lagi, namun jumlahnya sangat jarang dan bisa jadi terkait dengan abnormalitas struktur rahim. Masa subur baru bisa diidentifikasi dengan baik ketika siklus menstruasi sudah mulai kembali. Salah satu cara mengetahui hari-hari apa saja masa subur tersebut, selain dengan sistem kalender seperti biasanya, atau sistem suhu basal tubuh, juga dengan mengukur kadar hormon LH yang meningkat cepat menjelang ovulasi.

Adapun terkait pertanyaan Ibu mengenai emas dapat menyebabkan penyakit Alzheimer, kami belum mendapatkan keterangan yang ilmiah mengenai kaitan antara emas dan penyakit Alzheimer baik pada pria maupun wanita. Beberapa faktor risiko yang dihubungkan dengan kejadian penyakit Alzheimer antara lain:

  • Usia tua
  • Ras kaukasia
  • Jenis kelamin wanita (penyakit ini lebih sering ditemukan pada wanita)
  • Adanya varian apolipoprotein E4 (dihubungkan dengan peningkatan risiko penyakit Alzheimer yang tampak pada usia lebih muda).
  • Cedera kepala
  • Faktor risiko yang berkaitan dengan penyakit vaskuler, seperti hiperkolesterolemia, hipertensi, aterosklerosis, penyakit jantung koroner, merokok, obesitas, dan diabetes.

Karena itu, kami pribadi berpendapat jika Ibu memang memerlukannya, tidak perlu melepas perhiasan emas yang Ibu kenakan, kecuali setelah adanya bukti ilmiah yang valid mengenai partikel emas dapat menyebabkan penyakit Alzheimer tersebut.

Semoga bermanfaat.

Dijawab oleh dr. Hafidz (Pengasuh Rubrik Kesehatan KonsultasiSyariah.com)

Artikel ini didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial
  • Keterangan lebih lengkap: Peluang Menjadi Sponsor dan Donatur