Sperma Berdarah Pasca Operasi

3700
sperma berdarah

Sperma Berdarah

Asallamu alaikum Wr Wb

Dokter, sekitar 3 minggu yang lalu saya dioperasi usus buntu, pembedahanya tepat di bawah pusar sepanjang ± 12 cm. saat pembedahan dilakukan karteterisasi di penis saya. Saat ini keadaan normal sampai tadi malam saya mimpi basah hingga ejekulasi dini, tetapi spermanya berdarah merah kecoklatan. yang abdul tanyakan,

1. Apakah itu berbahaya atau tidak dok ?
2. Kenapa itu bisa terjadi ? Karena dipasang kateter-kah ?
3. Apa yang saya lakukan dok, karena saya sangat khawatir.

Itu saja, terimakasih dokter sebelumnya.
Wasallamualaikum Wr WB

Dari: Abdullah Jl.

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarokaatuh.

Terima kasih atas pertanyaan yang Saudara berikan kepada kami.

Adanya darah pada sperma atau disebut juga hematospermia seringkali menimbulkan kekhawatiran pada yang mengalaminya, meskipun kebanyakan penyebabnya ringan dan keluhan bisa berhenti tanpa pengobatan apapun. Beberapa penyebab hematospermia yang dapat diidentifikasi antara lain:

  1. Infeksi, seperti infeksi klamidia, infeksi gonorrhea, herpes, infeksi pada epididimis, prostat, atau kelenjar-kelenjar lainnya yang berada di sepanjang jalur keluarnya semen.
  2. Paska operasi prostat atau biopsi prostat.
  3. Paska vasektomi.
  4. Abstinens dalam waktu lama.
  5. Trauma pada testis, misalnya akibat terbentur.
  6. Hubungan seksual yang terputus atau terlalu keras
  7. Tumor atau kanker, baik pada kandung kemih, uretra, prostat, maupun testis.
  8. Trombositopenia, kurangnya sel trombosit dalam darah.
  9. Hemofilia dan penyakit Von Willebrand.
  10. Tuberkulosis, amiloidosis.
  11. Kerapuhan pembuluh darah di sepanjang jalur ejakulasi semen.

Terkadang pula tidak ditemukan penyebab yang pasti dari keluhan hematospermia tersebut.

Pemasangan kateter jika dilakukan dengan benar sesuai prosedur, jarang menimbulkan hematospermia, apalagi dengan jarak waktu yang cukup lama paska pemasangannya.

Jika Saudara berusia dibawah 40 tahun, dan keluhan hematospermia yang Saudara alami tidak terus menerus terjadi, darah berangsur berkurang dan akhirnya berhenti, serta tidak disertai keluhan seperti demam, nyeri di daerah perut bawah maupun selangkangan, nyeri saat berkemih, nyeri di daerah pinggang, sering buang air kecil dan sulit menahannya, maka belum perlu dilakukan tindakan apapun. Pemeriksaan ke dokter baru dianjurkan jika keluhan hematospermia terjadi pada pria berusia lebih dari 40 tahun, keluhan menetap lebih dari 3 minggu, atau adanya keluhan lain seperti yang kami sampaikan di atas, atau memiliki faktor risiko lain seperti kelainan pembekuan darah, riwayat infeksi pada saluran kemih, atau trauma di daerah genital.

Semoga bermanfaat.

Dijawab oleh dr. Hafidz (Pengasuh rubrik kesehatan KonsultasiSyariah.com)

Artikel ini didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial
  • Keterangan lebih lengkap: Peluang Menjadi Sponsor dan Donatur