Mengenal Alergi

1423
mengenal alergi

Alergi Kacang

Assalamu’alaikum, dokter saya kalo makan kacang & kerabat kcg (buncis,kcg panjang,kcg mede,coklat dst) tulang sendi sy sakit jd saya mantang makanan itu serta hsil olahannya tp klo kcg ijo sm kedelai (tahu,tempe,kecap) g sakit sendi saya.saya sakit apa ya?Saya g ke dokter krn g ada biaya.

Dari Khadijah

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarokatuh.

Terima kasih atas pertanyaan yang Saudara berikan kepada kami.

Timbulnya keluhan kesehatan setelah mengkonsumsi jenis makanan tertentu kemungkinan mengindikasikan adanya alergi, atau intoleransi terhadap makanan tersebut. Keluhan tersebut bersifat individual, dan dapat sama atau berbeda dari satu orang ke orang lainnya, meskipun berasal dari satu keluarga.

Alergi makanan berbeda dari intoleransi semata. Alergi bersifat lebih spesifik dari segi jenis zat pemicu dan gejala yang ditimbulkannya (hampir selalu sama), sedangkan intoleransi dapat dipicu oleh lebih banyak penyebab dengan gejala yang juga sangat bervariasi.

Diantara perbedaan alergi makanan dan intoleransi adalah:

Alergi cenderung bersifat:

  • Biasanya timbul tiba-tiba, segera setelah konsumsi zat pemicu, seperti: sesak nafas, timbulnya kemerahan atau bilur pada kulit (urtikaria), pembengkakan pada anggota tubuh tertentu, nyeri dada, dan yang berat: penurunan mendadak tekanan darah, kesulitan menelan dan bernafas.
  • Sedikit saja makanan (alergen) dapat memicu timbulnya gejala
  • Terjadi setiap kali penderita mengkonsumsi makanan yang sama
  • Dapat mengancam jiwa.

Intoleransi makanan:

  • Biasanya timbul secara bertahap. Gejalanya meliputi: kembung, kram perut, rasa panas di dada, sakit kepala, mood sensitif atau gelisah, kelelahan, nyeri sendi, kemerahan pada kulit, eksim, dll.
  • Kemungkinan hanya timbul jika penderita mengkonsumsi makanan pemicu dalam jumlah banyak
  • Kemungkinan hanya timbul jika penderita sering mengkonsumsi makanan pemicu
  • Tidak mengancam jiwa

Meski demikian, baik alergi maupun intoleransi makanan juga memiliki kesamaan dalam beberapa gejalanya, seperti mual, nyeri perut, diare, dan muntah.

Pada kondisi yang Saudara alami, kemungkinan gejala yang Saudara sebutkan lebih mengarah kepada intoleransi makanan, khususnya jika gejala alergi yang umum tidak didapatkan. Intoleransi makanan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kurangnya enzim yang dibutuhkan tubuh untuk mencerna makanan tersebut, dan hipersensitivitas tubuh terhadap komponen makanan yang menimbulkan keluhan nyeri sendi tersebut. Kondisi ini sendiri tidak berbahaya, dan yang perlu Saudara lakukan adalah menghindari atau mengurangi jumlah maupun frekuensi konsumsi makanan yang Saudara perhatikan memicu keluhan nyeri sendi.

Namun untuk memastikan apakah benar gejala tersebut berupa alergi atau intoleransi saja, kami sarankan Saudari untuk berkonsultasi dengan dokter maupun ahli gizi. Pilihannya bisa ke puskesmas yang biayanya jauh lebih terjangkau, jika memang biaya menjadi kendala.

Semoga bermanfaat.

Dijawab oleh dr. Hafidz (Pengasuh rubrik kesehatan KonsultasiSyariah.com)

KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial
  • Keterangan lebih lengkap: Peluang Menjadi Sponsor dan Donatur