Umur 3 Tahun Anak Belum Bisa Bicara

9799
konsultasi kesehatan anak

Anak Belum Bisa Bicara

Selamat siang dok…Asalamu alaikum..ini dok..saya mau tanya ni anak saya sudah betumur 3,5 tahun tp blm bisa bicara dngan lancar ya kadang kadang aj bilang maem..mimi..bapa.mama kadang jg bisa nyanyi tp dgn suara yg gk jelas jd sy sangat khawatir dok..tlg di jwb apa yg saya hrs lakukan..saya tunggu dok. makasih

Dari Umi Khomsah

Jawaban:

Wa’alaikumussalaam warahmatullaahi wabarokaatuh.

Terima kasih atas pertanyaan yang diberikan kepada kami.

Pada usia 3-4 tahun, anak balita diharapkan telah memiliki beberapa kemampuan berbahasa sebagai berikut:

  • Mengucapkan nama dan usianya
  • Berbicara 250-500 kata
  • Menjawab pertanyaan sederhana
  • Berbicara dalam kalimat berisi 5-6 kata, dan dapat berbicara dalam kalimat lengkap pada usia 4 tahun
  • Berbicara dengan jelas
  • Bercerita (singkat, dengan bahasanya sendiri)

Meskipun demikian, beberapa anak mungkin sedikit terlambat dalam berbicara (namun mengerti apa yang kita maksudkan atau bicarakan dengannya), malu, atau anak sedemikian aktif sehingga kurang konsentrasi dalam menyimak kata-kata dan tidak bisa mengulanginya. Penyebab lain yang lebih serius adalah gangguan pendengaran, misalnya akibat infeksi telinga tengah kronis yang menyebabkan gendang telinga menjadi rusak dan pendengaran tidak berfungsi dengan baik atau gangguan perkembangan berupa ADHD (Attention Deficit Hyperactive Disorder).

Saran kami, selama anak masih dapat mengerti saat diajak bicara atau diminta melakukan kegiatan sederhana (menandakan ia bisa mendengar dengan baik), yang perlu Ibu lakukan adalah lebih aktif menstimulasi kemampuan bahasanya, misalnya dengan cara:

  • Membacakan cerita lebih sering kepadanya pada saat ia dalam kondisi tenang, misalnya sebelum tidur atau pagi setelah mandi. Bacakan cerita seperti kisah para Nabi, diikuti gerakan sesuai cerita, atau ceritakan apa yang ada di gambar.
  • Gunakan bahasa dan kata-kata yang jelas, bukan lagi “bahasa bayi”.
  • Saat mandi atau saat lainnya, terangkanlah nama-nama tubuhnya dan fungsinya, “ini hidung adik, hidung untuk mencium, dst” dan ulangi bersama-sama. Pastikan ada kontak mata untuk mengetes level perhatian anak.
  • Buat scrapbook bersama-sama dengan anak menggunakan gambar kesukaannya (selain gambar makhluk hidup utuh), kelompokkan sesuai kesamaan, misalnya makanan, sekolah, dll. Lakukan sambil mengulang nama-nama benda tersebut dan ajak si kecil bercerita tentang benda kesukaannya.
  • Ulangi kata-kata yang ia ucapkan beberapa kali, dan pujilah jika ia berhasil mengucapkan kata atau kalimat dengan jelas.
  • Gunakan pertanyaan yang membutuhkan jawaban darinya, misalnya saat ia ingin makanan atau minuman kesukaannya.

Disamping itu, Ibu juga dapat membawa anak ke klinik tumbuh kembang atau ke dokter anak untuk mengecek kondisi kesehatan anak secara keseluruhan dan apakah keterlambatan ini perlu intervensi medis ataukah tidak.

Semoga bermanfaat.

Dijawab oleh: dr. Hafidz (Pembina dan Pengasuh Rubrik Kesehatan Konsultasisyariah.com)

Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi Tanya Ustadz untuk Android.
Download Sekarang !!

KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial