Cuka Apel dapat Mengobati Hipertensi dan Kolesterol

4890
cuka apel

Manfaat Cuka Apel untuk Kesehatan

Assalamualaikum:Tanya benarah cuka apel bermanfaat untuk kesehatan terutama untuk hipertensi? dan amankah di konsumsi tiap hari? seperti di minum dengan segelas air misalnya?

Dari Salwa Hajuri via Tanya Ustadz for Android

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarokatuh.

Cuka apel merupakan salah satu obat tradisional yang dikenal sejak lama dan diklaim memiliki sangat banyak manfaat kesehatan, mulai dari mengobati diabetes hingga bau mulut dan kutu kepala. Cuka apel, yang diperoleh melalui fermentasi apel yang telah mengalami pulverisasi, seperti cuka lainnya, sangat baik digunakan sebagai pembersih rumah tangga. Meskipun demikian, khusus untuk kesehatan, riset yang mendukung klaim yang mengusung manfaat cuka apel masih sangat terbatas dan belum benar-benar bisa dijadikan pijakan untuk mengetahui manfaat pasti maupun efek sampingnya.

Beberapa kondisi yang telah menjadi obyek penelitian dan cukup menjanjikan antara lain:

  • Diabetes. Konsumsi cuka apel sebelum makan, dapat menurunkan kadar glukosa darah setelah makan. Konsumsi 2 sdm cuka apel yang diencerkan sebelum tidur malam setiap hari juga dapat menurunkan kadar glukosa darah di pagi harinya sebanyak 4-6%.
  • Obesitas. Konsumsi cuka apel 2 sendok makan yang diencerkan dengan air putih sebelum makan 2 kali perhari dapat membantu menurunkan berat badan, sebanyak 1-2 kg dalam 4 minggu.
  • Hipertensi dan kolesterol. Studi yang diujikan pada tikus menunjukkan kemampuan cuka apel untuk menurunkan kadar kolesterol darah dan tekanan darah. Namun, untuk hasilnya belum tentu sama jika diaplikasikan pada manusia.
  • Kanker. Meskipun sebagian studi menunjukkan cuka apel bisa membunuh atau menghambat pertumbuhan sel kanker di satu jenis kanker, namun studi lain menunjukkan sebaliknya.

Karena itu, manfaat kesehatannya pada hipertensi bisa saja berbeda untuk masing-masing orang, begitu pula keamanannya. Konsumsi cuka apel setiap hari jika dilakukan dalam dosis normal, misalnya 1-2 sdm, kemungkinan besar cukup aman/berisiko rendah. Yang perlu diingat bahwa cuka apel mengandung asam asetat yang sifatnya korosif, sehingga cuka apel sangat dianjurkan diminum dengan diencerkan terlebih dahulu. Cuka apel juga secara teoritis diduga mengalami interaksi dengan sejumlah obat, seperti diuretik, obat untuk diabetes dan hipertensi, sehingga penggunannya pada penderita gangguan kesehatan tersebut yang juga mengkonsumsi obat perlu mendapat pengawasan dari dokter yang menanganinya. Dinyatakan pula bahwa penggunaan berlebihan dalam jangka panjang dapat menyebabkan penurunan kadar kalium darah dan kepadatan tulang.

Semoga bermanfaat.

Dijawab oleh: dr Hafidz (Pengasuh Rubrik Kesehatan Konsultasisyariah.com)

Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi Tanya Ustadz untuk Android.
Download Sekarang !!

KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial