Menahan Kentut Ketika Hamil

menahan kentut

Adakah efek menahan kentuk ketika hamil?

Assalamu alaikum,
Apa efek menahan kentut ketika hamil?
Apakah berpengaruh terhadap kesehatan janin?

Jawaban:

Wa’alaikumussalam,

Secara umum menahan kentut tidak berbahaya, akan tetapi bisa membuat perasaan tidak nyaman karena kentut adalah akumulasi dari gas hasil metabolisme.

Begitu juga ketika hamil, yang perlu diketahui bahwa memang kehamilan menyebabkan beberapa wanita sering kentut. Penyebabnya adalah perubahan hormon menyebabkan proses pencernaan menjadi melambat. hormon relaksin dan progesteron meningkat jumlahnya sehingga terjadinya relaksasi otot-otot tubuh dan otot saluran pencernaan. Makanan menjadi melambat dan akhirnya menimbulkan gas, tidak jarang juga menimbulkan perasaan mulas dan kembung. Memilih makanan yang lebih kecil yang tidak membebani sistem pencernaan.

Menahan kentut tidak berbahaya bagi janin, memang wanita merasa malu untuk membuang gas (kentut) di depan umum. Akan tetapi ia bisa mencari cara agar bisa membuang gas, misalnya pergi keluar atau mencari tempat sepi. Jika masih sering juga,bisa diatur dengan mengontrol makanan. Kurangi makanan yang bisa menghasilkan gas lebih banyak misalnya minuman berkarbonasi, gorengan,buncis, brokoli, kembang kol dan kacang-kacangan.

Dijawab oleh: dr. Raehanul Bahraen (Pengasuh Rubrik Kesehatan Konsultasisyariah.com)

Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi Tanya Ustadz untuk Android.
Download Sekarang !!

KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial