Kerokan Berbahaya untuk Kesehatan?

3021
kerokan apakah sehat

Kerokan

Bagaimana menghilangkan tradisi kerokan,perut sering kembung,akibatnya badan selalu tidak fit.
Apa kerokan berbahaya utk kesehatan?

Dari Izman

JAWABAN:

Terima kasih atas pertanyaan yang diberikan kepada kami.

Kerokan, atau istilah lainnya “coining”, adalah salah satu jenis pengobatan tradisional yang hingga kini banyak dilakukan khususnya untuk mengobati keluhan-keluhan “masuk angin” dan pegal-pegal. Bukti medis yang ada memang tidak mendukung namun juga tidak menolak keberadaan jenis terapi ini, khususnya jika dilakukan dengan baik, seperti dengan bantuan pelumas (minyak gosok, urut, dsb) sebelumnya, kemudian kerokan dilakukan dengan kekuatan yang cukup sehingga tidak melukai kulit. Bukti empiris yang ada menunjukkan bahwa jika dilakukan dengan cara yang baik, kerokan dapat membantu meringankan keluhan pegal dan flu ringan – yang diduga karena dapat melancarkan peredaran darah di daerah punggung sekaligus menstimulasi kerja saraf-saraf di daerah tersebut. Bahaya yang dapat timbul akibat kerokan biasanya diakibatkan oleh cara mengerok yang terlalu keras, dilakukan tanpa lubrikasi yang cukup sebelumnya, atau dilakukan pada penderita kelainan pendarahan, seperti ITP.

Untuk keluhan perut kembung, mungkin lebih tepat jika diatas dengan mengurangi makanan yang mengandung gas atau terlalu pedas, mengobati penyakit maag jika ada (penyakit maag dapat menyebabkan rasa kembung dan sebah berkepanjangan), dan menghangatkan daerah perut untuk membantu menstimulasi kerja usus sehingga gas mudah dikeluarkan.

Semoga bermanfaat.

Dijawab oleh: dr Hafidz (Pengasuh rubrik kesehatan Konsultasisyariah.com)

Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi Tanya Ustadz untuk Android.
Download Sekarang !!

KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial