Sangat Sakit ketika Datang Bulan

Sangat Sakit ketika Datang Bulan

Pertanyaan:

Assalaamu’alaykum warohmatullahi wa barokatuh
Usia saya 27 tahun, sudah 4 bulan ini kalau datang bulan sangat sakit diperut bagian bawah. Pas hari pertama mengalami panas dingin, diare, mual perut sebelah kanan seperti ditusuk-tusuk. Saya sudah konsultasi kedokter tapi hanya dianjurkan minum obat tapi tidak ada hasilnya juga. Dan apakah boleh disaat datang bulan minum obat-obatan? Lalu solusi yang tepat harus bagimana dan minum obat apa, apakah ini termasuk penyakit?
Jazaakumullahu khayran

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wa barakatuh

Jika sudah 4 bulan anda selalu merasakan nyeri, bisa jadi itu adalah nyeri haid yang parah atau disebut dismenore yaitu nyeri, tidak nyaman atau kram pada rahim (daerah perut bawah) selama menstruasi.
Akan tetapi anda juga perlu memperhatikan sakit diare, karena nyeri juga bisa disebabkan diare.
Dismenore ada dua macam:

  1. Dismenore primer, tidak ditemukan penyebab yang mendasarinya (lebih sering)
  2. Dismenore sekunder, jika ada penyakit yang mendasari, misalnya endometriosis, fibroid, adenomiosis, peradangan tuba falopii, perlengketan abnormal antara organ di dalam perut, dan pemakaian IUD.

Memang ada beberapa wanita (sangat) yang ketika mengalami dismenore sangat parah, sangat nyeri dan perasaan tidak enak. Hal ini diperngaruhi oleh banyak faktor:

  • Ketidakseimbangan hormon.
  • Sensitivitas safar pada daerah rahim.
  • Pola hidup, olahraga dan stres.
  • Posisi rahim yang mengadap ke belakang(retroversi)

Jadi hal yang Anda rasakan masih bisa dikatakan normal kecuali jika anda mengalami dismenore sekunder karena ada penyakit yang mendasari. Maka penyakit tersebut harus diobati terlebih dahulu.

Untuk terapi hal ini, bisa diperhatikan beberapa hal berikut:

  • Secara umum dengan betambahnya usia umur dan kehamilan akan menyebabkan menghilangnya dismenore primer. Hal ini karena adanya kemunduran saraf rahim akibat penuaan dan hilangnya sebagian saraf pada akhir kehamilan.
  • Menggunakan obat-obatan antinyeri misalnya, ibuprofen, Na-diclofecac dan asam mefenamat. Dengan panduan dari dokter.
  • Mengatur pola hidup seperti olahraga, istirahat yang cukup, relaksasi dan pemijatan.
  • Berusaha orgasme pada aktivitas seksual.
  • Melakukan kompres hangat di pada perut.
  • Obat anti mual bisa dikonsumsi jika mual dan muntah sangat hebat.
  • Jika perlu, maka diberikan terapi hormon yaitu pil KB dosis rendah yang mengandung estrogen dan progesteron untuk mencegah pelepasan sel telur.
  • Beberapa posisi diberitakan bisa mengurangi nyeri misalnya posisi peregangan kucing, yang meliputi berada pada posisi merangkak kemudian secara perlahan menaikkan punggung Anda ke atas setinggi-tingginya. Yang lain adalah mengangkat panggul, Anda berbaring dengan lutut tertekuk dan kemudian mengangkat panggul dan bokong anda.

Untuk lebih lanjut sebaiknya anda periksa ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.

Dijawab oleh: dr. Raehanul Bahraen (Pengasuh Rubrik Kesehatan Konsultasisyariah.com)

Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi Tanya Ustadz untuk Android.
Download Sekarang !!

KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial